Seniman: Seni Budaya Akan Memajukan Peradaban

Kanesia.com, Jakarta – Bagi sebagian kalangan, fokus dalam urusan politik dan ekonomi serta meninggalkan budaya adalah hal yang penting dalam memajukan sebuah bangsa. Hal ini tidak disetujui oleh salah satu seniman yang tidak mau disebutkan namanya.

“Politik dan ekonomi itu penting tapi budaya tidak kalah penting dalam mengambil andil untuk memajukan sebuah bangsa” ungkapnya saat ditemui di salah terminal busway, tempat biasa dia melukis di Jakarta (22/10).

Pria yang puluhan tahun berprofesi menjadi pelukis ini menjelaskan salah satu alasan peradaban berjalan di tempat bahkan energi kita habis dalam urusan instabilitas sosial karena kita mengabaikan kebudayaan. Kebudayan yang di dalamnya ada seni dapat menjadi peredam bahkan menghindarkan dari konflik sosial, karena budaya adalah spirit dalam pembangunan peradaban. Karena alasan ini, dia sangat menyesalkan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya cenderung tidak peduli dengan sektor ini.

“Kebudayan itu roh peradaban. Baik buruknya peradaban tergantung kebudayaanya. Konflik sosial bisa tidak terjadi kalau kita paham makna kebudayaan. Sayangnya para pemangku kepentingan di negeri ini abai dengan hal ini. Indikasinya jelas, kita masih sibuk dengan masalah konflik sosial. Ini karena perhatian kita atas budaya masih minim” tuturnya.

Sebagai pelukis, warna dalam lukisan dapat menjelaskan filosofis keterkaitan kekuasaan dan kebudayaan. Sebab warna sesungguhnya punya arti tersendiri, misalnya warna hijau adalah simbol perdamaian, kuning kebudayaan dan biru adalah kekuasaan.

“Warnah hijau itu kombinasi kuning dan biru. Perdamaian adalah kombinasi antara kebudayaan dan kekuasaan. Biru tanpa kuning tidak akan menjadi hijau artinya kekuasaan tanpa kebudayaan tidak akan melahirkan perdamaian tentunya didalamnya ada kemakmuran” pungkasnya.

Dalam memajukan peradabaan sebuah bangsa, semua elemen harus dimaksimalkan dengan baik. Tidak hanya urusan ekonomi dan politik, melainkan kebudayan perlu mengambil peran yang maksimal.

(marwan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *