OPINI : Doi’, Dekkeng dan Dalle’

Kanesia.com – Duit, Karib dan Rejeki, ini arti harfiah dari doi’, dekkeng, dan dalle’. Istilah ini sering dijadikan pemeo untuk menjelaskan realitas yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat kita hari-hari ini. Konon ini sudah lama dan mendarah daging.

Miris saja ketika ada organisasi, instansi, atau lembaga yang masih mempraktikan kekeliruan seperti ini. Merekrut lalu meloloskan orang yang tidak memiliki kapabilitas (dibanding dengan yang lebih bisa) terhadap suatu pekerjaan tertentu.

by naked eyes, hal ini juga bisa dilihat dalam beberapa proses hukum, misalnya, di jalan raya, orang yang melakukan pelanggaran lalu lintas dapat dengan mudahnya lolos dari hukuman yang harusnya mereka dapat. Tapi hanya dengan menelpon ‘orang rumah’ atau dekkeng (kerabat) yang berpangkat misalnya, alih-alih disidang, kena tilang belum tentu.

Sampai kapan ini terjadi?

Proses prekrutan yang masih memprioritaskan Doi dan Dekkeng, masih bisa ditemukan di banyak tempat. Lantas bagaimana dengan orang-orang yang memiliki kemampuan lebih lalu dengan mudahnya dilengserkan? Bagaimana dengan kehidupan orang-orang yang tidak memiliki kerabat berpangkat?

Mereka disekolahkan oleh ayah dan ibunya yang bisa saja bekerja setiap hari di sawah, atau pekerjaan lainnya, yang tak kalah beratnya. Itu dilakukan semata-mata agar anaknya bisa mendapat bekal untuk bersaing secara sehat dalam mendapatkan pekerjaan.

Namun, pada kenyataanya hal ini terus dianggap sepeleh. Dan kita cenderung mengamini, tak berani berbuat banyak. Bahwa sistem perekrutan kerja masih sarat dengan para penjilat.

Sadar atau tidak, hemat saya, hal ini secara tak langsung memengaruhi tumbuhnya angka pengangguran dan praktik koruptif bisa dimulai dari hal-hal seperti ini. Tapi apa boleh buat, sudah begitu. Kita tak berdaya. Semoga saja kedepannya bisa berubah lebih  baik. Sehinnga kita sudah lupa untuk mengatakan, bahwa si itu anak si ini, dan si ini ponakan si itu).

“Hati-hati memulai sesuatu dengan kecurangan dan kebohongan”

Nursam | Alumni Fisip UH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *