Meski Imbang, Peluang Juara PSM Makassar Masih Terbuka Lebar

Kanesia.com, Banjarmasin –  Langkah PSM Makassar untuk menyapu bersih sisa laga, Liga 1 Gojek Traveloka  berhasil dikandaskan tuan rumah Barito Putera. Gol pemain pengganti yang juga andalan Timnas U-21 Gavin Kwan Adsit menjadikan skor berakhir imbang.

Kedua tim bermain dengan tensi tinggi dan saling bertukar serangan. Di menit-menit awal gelandang PSM, Willem Jan Pluim berhasil menembus barikade pertahanan anak-anak Kalsel sebelum melesatkan sepakan keras dari luar kotak finalti. Namun sayang, tendangan itu hanya mengenai mistar gawang tim tuan rumah.

Fokus melakukan serangan, tuan rumah berhasil lebih dulu membuat gol melalui Dedy Hartanto pada menit ke-20 yang menerima umpan silang dari Rizky Pora. Kondisi ini memaksa anak asuh Robert Rene Albert gencar melakukan serangan, namun tak satu pun yang berbuah gol.

Baru lah pada masa injury time babak pertama, Zulham Zamrun berhasil memperdaya kiper Aditya Harlan melalui gol indahnya. Hingga turun minum, tak ada satu pun yang berhasil mencetak gol. kedua tim harus puas berakhir imbang hingga turun minum.

“Tendangan ‘pisang ijo,” kata komentator pertandingan tv.one

Belum lama setelah wasit meniup pluit tanda babak kedua dimulai, Ferdinand Sinaga berhasil melakukan first time menyambut umpan lambung dari Pluim. Gol pada menit ke-47 ini membuat seisi stadion 17 Mei Banjarmasin hening sejenak. Juku eja membalikkan keadaan, unggul 2 – 1 atas tuan rumah.

Hamka Hamzah Cs tak mengendorkan serangan, mereka tetap bermain terbuka. Alhasil petaka itu terjadi pada menit ke-76, saat sisi kanan lini pertahanan PSM Makassar digempur habis-habisan. Gavin Kwat Adsin yang merupakan pemain pengganti berhasil memanfaatkan celah untuk melesatkan tendangan dari luar kotak finalti yang tak mampu ditepis sempurna oleh Rivki Mokodompit. Pasukan Jackson F Tiago berhasil membuat skor menjadi sama. 2-2.

Peluang Juara PSM Makassar ?

Ambisi pasukan Ramang untuk menjuarai liga 1 Gojek Traveloka tampaknya akan sulit. Pasalnya, mereka akan mengahdapi lawan yang juga mengincar posisi yang sama, yakni Bali United dan Madura United. Namun, bukan pasukan ramang namanya kalau tak bisa membuat lawan gentar.

Selain Bali dan Madura, ada juga Bhayangkara United yang memiliki kans lebih besar sebab unggul satu laga dari PSM Makassar yang saat ini berada di puncak klasemen. Kuda hitam lainnya adalah Persipura Jayapura, tentu Boaz Salossa Cs ingin finish di tiga besar musim ini sebab jika hal itu terjadi mereka berkesempatan untuk mencicipi atmosfer AFC Cup.

Tim Ayam Jantan dari Timur ini terancam disalip Irfan Bachdim dan koleganya. Selain itu, Juku Eja juga punya calon lawan berat pada laga tersisa. Bali United pada 6 November 2017. Laga ini menjadi krusial mengingat kedua tim mengincar kemenangan untuk menjaga asa menjadi juara Liga 1.

Selain itu, Juku Eja juga dijadwalkan bentrok dengan Madura United. Laga tersebut akan dihelat pada 12 November 2017. Laga tersebut akan dihelat di Stadion Andi Mattalata.

Bali United dan Bhayangkara FC yang paling berpotensi menyodok ke puncak klasemen dan kemudian memanfaatkan situasi untuk meraih gelar juara liga Indonesia yang bertahun-tahun vakum.

PSM Makassar terakhir kali juara pada musim 1999/2000. Akan kah hal itu bisa kembali terwujud?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *