Dahsyatnya Meikarta “Sang Kota Masa Depan”, Apa Aja Yang Ditawarkan Di Sana. Baca Di Sini!

Kanesia.com – Tingginya beban tampung Jakarta sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat perekonomian, membuat wacana pemindahan ibu kota Indonesia kembali menghangat. Berbagai kota pun diwacanakan sebagaia penggantinya. Harapannya, tentu untuk menyiapkan ibu kota baru dengan tata kota yang lebih terencana secara baik.

Bersamaan dengan itu, Lippo Group pun berencana membangun kota baru bernama Meikarta. Kota baru ini pun digadang mampu menyaingi Jakarta sebagai pusat bisnis. Bukan tanpa alasan, mengingat lokasi Meikarta berada di tengah distrik perkotaan modern nan terpadu, seperti Lippo Cikarang, Jababeka, serta MM2100.

Di sisi lain perencanaan Meikarta sebagai kota baru tak sekadar sebagai kawasan perekonomian, melainkan juga sebagai kawasan pemukiman. James Riady selaku CEO Lippo Group pun justru menyamakan Meikarta nantinya sebagai Shenzhen-nya Indonesia.
Megaproyek yang langsung dipimpin oleh James Riady ini bahkan bernilai Rp278 triliun. Sebuah investasi super besar yang pernah digarap oleh raksasa properti yang berusia 67 tahun ini.

Tahap pertama pengembangan Meikarta sendiri rencananya akan digarap di atas lahan seluas 500 hektar. Nantinya akan ada 200 ribu unit apartemen yang siap menjadi hunian masa depan Anda. Nggak cuma mengembangkan apartemen saja, tapi Meikarta rencananya juga akan menjadi kota mandiri lengkap dengan berbagai fasilitas modern. Seperti Central Park atau taman terbuka seluas 100 hektar, fasilitas pendidikan lengkap dengan perpustakaan internasional, rumah sakit, pusat perkantoran, hingga hotel bintang 5.

Di sisi lain, pembangunan Meikarta ini dibarengi juga dengan perampungan proyek prestisius pemerintah yang dekat dengan kawasan ini. Salah satunya kereta cepat Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung senilah Rp65 triliun.

Keberadaan Meikarta semakin dilirik karena juga dibarengi dengan pembangunan pelabuhan Patimban, bandara internasional Kertajati, tol layang Jakarta-Cikampek hingga pembangunan APM Monorail yang nantinya menyatukan tujuh kota baru di sekitar Meikarta.

Meikarta bukan hanya menawarkan tempat hunian berupa apartemen, melainkan sebuah kota yang lengkap.

Tak hanya itu, fasilitas yang ada di dalamnya pun bertaraf internasional.

“Kami bukan hanya membangun real estate atau apartment, tapi membangun kota yang lengkap, yang akan dijadikan dalam jangka waktu cepat sekali, mungkin tiga sampai lima tahun tahun kemudian kita bisa lihat sudah mulai jadi,” ujar Chief Marketing Officer Lippo Homes Jopy Rusli dalam Konferensi Pers Grand Launching Meikarta di MaxxBox, Cikarang, Jawa Barat, Kamis (17/8).

Memasuki Meikarta dari jalan tol akses Cibatu km 34,7, Central Business District (CBD) yang dinamai Orange Country segera menyambut Anda. Di area tersebut akan dibangun berbagai fasilitas, termasuk mal yang besar.

Selain CBD, Meikarta juga memiliki Central Park seluas 100 ha. Taman hijau itu bersifat publik.

Di tengah taman tersebut, terdapat danau buatan besar yang mampu menampung 300 ribu m2 air.

Tak hanya mempercantik pemandangan, danau buatan itu tentunya dapat difungsikan sebagai penanggulangan banjir dan sebagainya.

Demi melengkapi keutuhan sebuah kota, sarana pusat perbelanjaan dan kantor akan banyak dibangun di Meikarta.

Sebab, tak hanya ingin membangun tempat yang nyaman untuk ditinggali, Lippo juga hendak menjdikan Meikarta lokasi yang banyak menyediakan kesempatan kerja.

“Memang, konsep Meikarta adalah one stop luxury living, menjadi kota mandiri. Orang tinggal di sini, kerja di sini, sekolah di sini, juga beraktivitas di sini,” ucap Presiden Meikarta Ketut Budi Wijaya.

Elemen penting dari sebuah kota, yakni pusat kesehatan dan rumah sakit internasional, juga akan dibangun di Meikarta. Demikian pula pusat keuangan internasional.

Mengenai pendidikan anak anak, tak juga perlu khawatir. Sebab, Meikarta akan menghadirkan sekolah, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA, dan universitas ternama.

Perpustakaan Nasional juga hendak dibangun di Meikarta. Selain itu, di Meikarta akan terdapat pula pusat riset industri dan silicon valley. Adanya silicon valley diprediksi akan menunjang perkembangan industri di sana.

Pusat kebudayaan serta kesenian akan terdapat pula di Meikarta. Tak lupa sebuah International Exhibition Centre yang rencananya mampu menampung 200 ribu orang dan sebuah stadion besar.

Sebanyak 10 hotel bintang lima juga rencananya akan dibangun di Meikarta. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang memadai bagi orang orang asing yang bekerja di sekitar kawasan tersebut. Di samping itu, di Meikarta, jalanan dirancang menggunakan grid system.

Dengan sistem tersebut, warga akan mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

“Sebelum merencanakan, kami melakukan studi kota metropolitan terbaik di dunia, salah satunya New York yang punya tiga ciri khas, yaitu grid system, central park yang besar, dan public transportation network. Itu yang menjadi komponen kunci dari metropolitan city. Tokyo juga sama. Yang luar biasanya lagi, grid system ini, kalau di New York ada satu level, di Tokyo juga satu level, di Meikarta ada tiga level,” tutur Jopy Rusli. (rgn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *