Cantik Dan Tinggi Itu Bernama Rinjani; 7 Fakta Yang Harus Kamu Tahu Tentangnya

Kanesia.com – Rinjani merupakan salah satu gunung tercantik di Indonesia. Kecantikan gunung ini begitu memesona dan tak diragukan lagi popularitasnya hingga ke berbagai negara. Ribuan pendaki profesional maupun wisatawan biasa mengunjungi taman nasional ini tiap tahun. Membentang di kawasan pulau Lombok dengan luas areal sebesar 41.330 ha, Rinjani memiliki berbagai macam vegetasi indah dan juga belasan air terjun menyebar di sekitar kaki gunung.

Bagi siapa saja yang pernah mengunjungi Rinjani pasti ingin sekali lagi bersua bahkan jika bisa akan berkali-kali mendakinya. Nah buat kalian yang belum pernah berkenalan langsung dengan Rinjani si cantik yang tinggi ini, berikut beberapa fakta tentangnya yang harus kalian tahu.

1. Danau Segara Anak

Keberadaan danau Segara Anak yang terletak pada ketinggian 2.008 m dpl tak pernah bisa dilepaskan dari gunung Rinjani dan wajib kalian mengambil gambar saat berada di spot yang bagus. Tepian danau seluas 1.100 ha ini menjadi tempat favorit para pendaki untuk beristirahat. Mereka bisa menghabiskan waktu berhari-hari untuk camping dan memancing di kawasan ini. Di salah satu sisi danau yang dipercayai sebagai tempat persemayaman Dewi Anjani ini terdapat anak Gunung Rinjani yang bernama Gunung Barujari.

2. Seven Summits Indonesia

Anda terobsesi untuk bertualang menaklukkan seven summits Indonesia, maka Gunung Rinjani wajib Anda daki karena gunung dengan ketinggian 3.726 m dpl ini merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia setelah Gunung Jaya Wijaya di Papua dan Gunung Kerinci di Sumatra. menaklukkan Gunung Rinjani akan menjadi kebanggaan tersendiri. Berdiri di tempat tertinggi nomor 3 di Indonesia? Kapan lagi?

3. Eksotisme Persinggungan Garis Batas

Gunung Rinjani memang terletak di zona transisi garis imajiner, Garis Walacea, yang memisahkan flora dan fauna menjadi dua bagian. Di tempat ini flora fauna tropis Asia bertemu dengan flora fauna khas Australia. Gunung Rinjani juga diselimuti ekosistem hutan hujan pegunungan rendah, hutan hujan pegunungan tinggi, hingga savana yang sangat luas berhiaskan edelweis. Heterogenitas Ekosistem Rinjani ini sulit ditemukan di tempat lain.

4. Gunung Pantai

Rinjani kerap dipanggil dengan nama Gunung Pantai. Padang Savana yang terhampar luas tanpa pohon-pohon rindang sebagai peneduh menjadikan perjalanan menggapai Puncak Rinjani menjadi ujian tersendiri. Cuaca yang sangat panas dan sinar mentari yang terik menjadikan kita seolah-olah berjalan di bibir pantai. Karena itu topi dan sunblock menjadi salah satu barang wajib bawa jika kulit Anda tak ingin terbakar saat mendaki.

5. Belasan Air Terjun Kaki Gunung

Bersumber dari Danau Segara Anak dan mata air lainnya, sungai-sungai kecil mengalirkan air ke lembah, menjadi sumber penghidupan bagi warga yang tinggal di sekitar Rinjani. Selain itu, aliran air tersebut menciptakan belasan air terjun yang sangat indah yang memercik dan memberi kesegaran di tengah hutan. Beberapa air terjun di Lereng Rinjani yang terkenal dan sudah di kembangkan menjadi obyek wisata.

6. Popularitas dan Penghargaan Dunia

Gunung dengan tata kelola terbaik di Asia Tenggara ini beberapa kali mendapatkan penghargaan dunia karena dinilai berhasil mengembangkan diri menjadi tempat wisata berbasis ekologi dan masyarakat. Penghargaan dunia yang telah diterima Gunung Rinjani yakni World Legacy Awarduntuk kategori Destination Stewardship dariConservation International and National Geographic Traveler pada tahun 2004, lantas pada tahun 2005 TNGR masuk menjadi 3 besarTourism for Tommorow Awardkategori Destination Award dari World Travel & Tourism Council, sedangkan pada tahun 2007 menjadi finalis Tourism for Tommorow Award.

7. Nilai Spiritualitas Masyarakat

Bagi masyarakat Sasak, Gunung Rinjani tidak hanya menjadi gunung yang memberi penghidupan namun juga diyakini memiliki nilai spiritualitas yang tinggi dan penopang ekosistem. Rinjani dianggap memiliki nilai spiritual yang tinggi, sehingga semua rumah warga di kampung Adat Senaru menghadap ke arah Gunung Rinjani sebagai bentuk penghormatan. Selain itu, tak ada satupun warga yang berani mengambil alang-alang maupun rumput di kawasan Rinjani untuk dijadikan atap rumah atau dinding, sebab hal tersebut dianggap sebagai penghinaan terhadap Dewi Anjani.

Berdasarkan pada fakta-fakta tersebut maka tak perlu diragukan lagi bahwa Rinjani merupakan salah satu mahakarya Sang Pencipta di bumi Indonesia. Jelajahi Rinjani dan temukan fakta-fakta menarik lain tentang Istana Dewi Anjani ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *