8 Alasan Mengapa Perempuan Bugis Makassar Pantas Diperjuangkan

Makassar, Kanesia.com – Setiap pria dalam memilih pasangan suami istri, pasti banyak maunya, misalnya harus cantik, harus seksi, harus baik, harus penurut, harus penyabar, harus setia, harus penuh pengertian, lemah lembut, harus ini dan itu.

Demikian juga bagi wanita, perempuan atau gadis, pasti banyak keinginan dan syarat untuk lelaki yang hendak melamar atau mempersuntingnya. Pria harus jantan, harus sanggup menjadi imam dalam keluarga, harus rajin bekerja, harus kaya dan mapan, harus ganteng dan tanpan, harus atletis, harus penyabar dan penyayang sama istri, dan lain-lain.

Dan semua suku di Indonesia memiliki wanita atau perempuan yang umumnya memiliki criteria itu; cantik, seksi, sabar, santun, lemah lembut, dan lain-lain yang didambakan oleh seorang pria sejati.

Tetapi, tentu masing-masing suku memiliki hal-hal yang memang agak unik kalau itu ditelusuri dengan dikerling dengan saksama. Dan perempuan suku Bugis Makassar memiliki semua itu, dan tentu ada keistimewaannya. Apa itu?

1. Perempuan atau Gadis Bugis Makassar Terkenal Setia.

Kesetiaan perempuan atau seorang istri dari suku Bugis Makassar memang terbukti dari saat suaminya pergi merantau atau dalam budaya Bugis, pergi melaut. Karena laki-laki Bugis memang terkenal sebagai pelaut ulung.

Dan ketika sang suami pergi melaut, mereka biasanya selalu setia menunggunya pulang, entah berapa lama.  Ini terbukti dengan sedikitnya kasus perceraian dalam masyarakat budaya suku Bugis.

2. Perempuan Bugis Makassar Memiliki Kesabaran yang Tiada Henti Ketika Disuruh Menunggu untuk Waktu yang Lama.

Ketika sudah menikahi wanita yang berketurunan Bugis Makassar, kerelaan untuk ikut suaminya kemana pun dan tinggal dalam lingkungan dalam kondisi apa pun selama mereka bisa menghabiskan waktunya bersama dengan sang suami.

3. Perempuan Bugis Makassar Punya Tingkat Keberanian yang Tinggi. Jadi Jangan Remehkan Mereka.

Banyak orang percaya bahwa suku Bugis-Makassar punya keberanian yang tinggi. Salah satu filosofi, macca na warani yang berarti berani (macca) dan cerdas (warani),memegang kepercayaan bahwa wanita Bugis tentu tidak semata-mata hanya berani dalam melakukan sesuatu, tetapi juga cerdas dalam mengerjakannya.

4. Perempuan Bugis Makassar juga Termasuk Orang yang Penyayang dan Pengasih Terhadap Semua Orang.

Perempuan Bugis Makassar memang terkenal  pengasih dan penyayang. Tidak hanya menyayangi suami dan anak-anaknya, namun juga mengasihi saudara, kerabat, dan bahkan menantunya seperti dia menyayangi dan merawat orang tuanya sendiri.

5. Perempuan Bugis Makassar Dikenal akan ‘Keahliannya’ di Tempat tidur

Konsep nikah batin sudah lama diterapkan dalam prosesi nikah keturunan Bugis-Makassar menurut ajaran dan amalan yang tertulis dalam kitab Assikalaibaineng. Mungkin karena dalam masyarakat Bugis memiliki budaya yang mengajarkan tentang bagaimana berhubungan intim suami istri yang baik demi terciptanya keluarga yang bahagia, maka perempuan Bugis belajar bagaimana menempatkan diri secara baik atau menjadi “ahli” di tempat tidur atau ranjang untuk melayani dan memuaskan sang suami tercinta.

6. Perempuan Bugis Makassar dapat Mengelola Keuangan yang Sistematis, Baik bagi Dirinya maupun Keluarga

Dari awal suku Bugis Makassar mempunyai filosofi hidup yang cukup banyak, salah satunya adalah Reso yang artinya kerja keras. Mereka juga dikenal akan keinginannya yang banyak, termasuk dengan panai (uang naik) yang tinggi. Jadi jangan heran kalau mereka rela bekerja non-stop demi keperluan mereka sendiri.

7. Perampuan Bugis Makassar Punya Pemikiran yang Dermawan untuk Berbagi kepada yang Kurang Beruntung.

Perempuan Bugis tidak pelit, artinya jiwa sosial berbagi tingi. Selain dari lingkungan keluarga dan teman-teman terdekatnya juga, mereka juga membantu dan memberi kepada mereka yang berkekurangan dan tidak kenal bahkan. Baik itu dalam kondisi finansial atau urusan hubungan keluarga yang rusak.

8. Perempuan Bugis Makassar Terkenal Tegas dalam berpendirian dan prinsip.

Perempuan suku Bugis terkenal tegas, bukan berarti kasar. Mereka juga punya prinsip dan harga diri. Jadi, sekali memutuskan untuk menikah dengan pria tertentu, itu sudah diyakini sebagai jaminan untuk setia. Hampir tidak ada pikiran untuk memilih laki-laki lain. Sekali layar berkembang, tetap terkembang selamanya.

Jadi, itulah kenapa seorang gadis Bugis Makassar ketika mendengar Uang Panainya tinggi, ia begitu bangga, artinya ia memiliki nilai dan harga diri. Dan itu akan dijaga dan diperliharanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *