Tidak Sanggup Beli Narkoba Asli, Siswa SD Di Kendari Malah Meracik Narkoba Sendiri Dari Kotoran Sapi

Posted on

Meskipun udah tau berbahaya, masih banyak saja orang yang nekat mencoba narkoba. Padahal, harganya juga mahal. Karena itu, banyak pecandu narkoba yang nekat menjual barang-barangnya ketika sudah sakaw. Saat barang pribadi tak ada lagi, mulai deh melakukan tindakan kriminal. Semua dilakukan supaya bisa mencicipi barang haram tersebut. Yang lebih parahnya, pemakai narkoba gak hanya orang dewasa, sekarang anak-anak juga mencoba narkoba.

Seperti yang dilakukan seorang siswa SD di Kendari, Sulawesi Tenggara yang berinisial AM (12). Dia mengonsumsi narkoba yang terbuat dari jamur kotoran sapi. Tak lama kemudian, dia pun pingsan dan ditemukan oleh warga Kelurahan Puwatu dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Menurut kepala BNN Kendari, Murniati, siswa kelas 6 SD itu membuat sendiri jamur yang tumbuh di atas kotoran sapi. Dia memproduksi jamur ini atas arahan dari seorang seorang temannya yang udah SMP.

Via. Tribun Medan

“Pengakuan ini anak, jamur diambil dari tahi sapi kemudian dikeringkan. Setelah itu direbus dan diminum air rebusannya seperti orang minum teh,” ungkap Murniati, Kamis (14/12).

AM sendiri meminum tiga gelas, sedangkan temannya hanya satu gelas. Tak lama kemudian, AM berhalusinasi, berteriak, dan tertawa sendiri. Tapi temannya yang hanya minum segelas masih sadar.

“Tiga gelas rebusan jamur itu diminum langsung kaya orang gila. Efeknya hampir sama dengan kasus PCC yang terjadi di Kota Kendari beberapa bulan lalu,” ungkapnya.

Setelah kejadian ini, BNN Kendari langsung melakukan olah tkp dan mendatangi rumah siswa SMP yang mengajari AM membuat narkoba kotoran sapi tersebut.

“Kita sudah ke rumahnya itu anak, tapi ndak pernah ketemu. Kami yakin sudah banyak yang pakai hanya belum menimbulkan efek yang serius,” ujar Murniati.

Menurut Murniati, jamur tahi sapi termasuk narkotika golongan 1, setara dengan ganja dan sabu-sabu. Di dalamnya terkandung senyawa Psilosibin dan Psilosin. Narkoba ini bisa membuat pemakainya merasakan efek halusinasi, teriak-teriak, dan ketawa-ketawa seperti orang gila.

Jenis narkoba jamur tahi sapi ini memang masih asing bagi masyarakat, dan ini baru pertama kali ditemukan di Kendari.

Via. Merdeka

Karena barang ini mudah didapat, Kepala BNN Kendari pun akan terus menyosialisasikan hal ini kepada masyarakat setempat supaya lebih waspada.

Bahaya banget kan jaman sekarang. Siapa coba yang nyangka kalau dari kotoran sapi bisa dibuat narkoba untuk “fly”. Gimana menurutmu dengan kasus ini?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *